Friday 29 April 2016

Cara Uji Tannin dan Lignin dalam Air


1. Prinsip Analisis

Tannin dan Lignin mengandung aromatic hydroxyl yang bereaksi dengan larutan folin phenol (asam tugstophosphoric dan molybdophosphoric) menjadi larutan yang berwarna biru, sesuai untuk dapat memperkirakan konsentrasi di atas 9 mg/ L.

Reaksi ini tidak spesifik untuk Tannin atau Lignin ataupun senyawa yang mengandung grup aromatik hydroxyl.

Adanya besi sebanyak 2 mg/ L dan sodium sulfit sebanyak 125 mg/ L akan menjadi pengganggu dan menghasilkan warna yang setara dengan 1 mg/ L asam tannic.



2. Alat

2.1 Spektrofotometer UV

2.2 Neraca analitik 20 mg, ketelitian 0.1 mg

2.3 Alat-alat gelas.



3. Bahan

3.1 Sodium tungstat (Na2 WO4 . 2 H2O)

3.2 Sodium molybdate

3.3 H3PO4

3.4 HCl

3.5 Li2SO4

3.6 Na2CO3.



4. Prosedur

4.1 Persiapan pereaksi

4.1.1 Larutan Folin Phenol

a) Larutkan 100 gram sodium tungstat dan 25 gram sodium molybdat dengan 700 mL akuades ke dalam beaker glass.

b) Tambahkan 50 mL 85 % H3PO4 dan 100 mL HCl pekat.

c) Hubungkan dengan kondensor refluks dan panaskan sampai 10 jam.

d) Tambahkan Li2SO4 dan 50 mL akuades serta beberapa tetes bromine.

e) Dinginkan hingga 25 °C dan larutkan sampai 1 liter.

f) Saring dan simpan dalam botol tertutup.

g) Larutan ini dapat dibeli dalam keadaan siap pakai.

4.1.2 Larutan Karbonat - Tartrat

a) Larutkan 200 gram sodium karbonat dan 12 gram sodium tartrat ke dalam 750 mL air akuades panas.

b) Dinginkan hingga 20°C dan larutkan hingga 1 liter.


4.2 Persiapan larutan standar

4.2.1 Larutan baku standar

a) Larutkan 1.000 gram asam tannic, tinnin, lignin atau senyawa lain yang digunakan dalam boiler treatment atau diketahui sebagai kontaminan dalam contoh air, dan impitkan hingga 1 liter.

b) Jika identifikasi senyawa di dalam contoh air tidak diketahui, gunakan phenol dan hasil dilaporkan sebagai “substances reducing folin phenol reagent“ dalam mg phenol/ L.

4.2.2 Larutan kerja
4.2.2.1 Pipet 10 ml larutan baku kedalam 1 liter akuades (mL = 10.0 ug bahan aktif).


4.3 Pembuatan kurva standar

a) Buat deret larutan standar 0 ppm dan impitkan menjadi 50 mL dalam labu ukur 100 mL.

b) Tambahkan 1 mL larutan folin phenol dan 10 mL larutan karbonat-tartrat.

c) Diamkan selama 30 menit.

d) Baca nilai absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV pada panjang gelombang 700 nm.

e) Plot kurva standar dengan nilai absorbansi sebagai sumbu Y dan konsentrasi sebagai sumbu X.


4.4 Prosedur pengerjaan

a) Pipet 50 mL contoh ke dalam labu ukur 100 mL, tambahkan 1 mL Larutan folin phenol dan 10 mL larutan karbonat-tartrat.

b) Diamkan selama 30 menit.

c) Baca nilai absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV pada panjang gelombang 700 nm.

d) Plot nilai absorbansi yang diperoleh dengan standar, tentukan konsentrasi dalam contoh.



5. Cara Menyatakan Hasil

Hasil dilaporkan dalam mg/ L dari senyawa yang ada di dalam contoh yang diketahui, atau sebagai “substances reducing folin reagent“ dalam mg phenol/ L.

Konsentrasi (mg/ L) = (A /B) * C * FP/ V

Dimana :
A = Abrorbansi contoh
B = Absorbansi standar
C = Konsentrasi standar
FP = Faktor Pengenceran
V = Volume contoh yang dianalisa.



6. Referensi

Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater,19th edition, 1995.

Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 

Sampling & Analisis Copyright © 2013
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger