Sunday 13 November 2016

Density, SG, dan API Gravity – ASTM D 1298


DEFINISI

Densitas adalah massa massa (berat dalam volume) suatu cairan persatuan volume pada 15 ° C.

Specific gravity (SG) adalah perbandingan massa yang dihasilkan oleh sejumlah volume tertentu cairan pada 60°F (15,6°C) terhadap massa yang dihasilkan oleh sejumlah volume yang sama air murni pada temperatur yang sama.

API Gravity adalah fungsi khusus dari kerapatan relatif (berat jenis) 60/60 ° F, diperoleh dari:
(141.5/SG 60/60°F) - 131.5


PRINSIP ANALISIS

Sampel uji dipindahkan ke dalam gelas ukur pada suhu tertentu. Hidrometer yang sesuai dicelupkan ke dalam contoh dan dibiarkan sampai stabil. Setelah suhu keseimbangan telah tercapai, skala hidrometer dibaca dan temperatur contoh dicatat. Jika perlu, gelas ukur dan isinya ditempatkan dalam suatu penangas isotermal untuk menghindari perubahan suhu yang berlebihan selama pengujian.

PERALATAN

1. Hidrometer gelas, berskala unit density, SG atauAPI gravity sesuai yang diperlukan

2. Silinder gelas yang mempunyai lekuk bagian atas untuk memudahkan penuangan, mempunyai diameter dalam sedikitnya 25 mm lebih besar dari diameter luar hidrometer dan mempunyai tinggi sedemikian rupa sehingga jarak antara dasar silinder dengan bagian bawah hidrometer pada saat mengapung setidaknya 25 mm

3. Density bath


PERSIAPAN ALAT

1. Nyalakan saklar utama penangas air isotermal dengan menekan tombol “ON”.


2. Nyalakan tombol “MAIN”, “STIRRER” dan tombol “HEATER”

3. Atur setting suhu penetapan sesuai pengujian dengan menekan tombol panah atas dan panah bawah di bawah display suhu, untuk density 15 ° C dan SG 15.6 ° C (60°F)

4. Nyalakan unit pendingin (unit cooler) dengan menekan tombol “ON”.


5. Buka valve inlet dan outlet unit cooler


6. Tunggu sampai suhu density bath sesuai pengujian


PROSEDUR ANALISIS

1. Pindahkan sampel ke dalam silinder gelas dengan hati-hati, usahakan tidak terbentuk gelembung udara, jika masih terbentuk hilangkan dengan sentuhan kertas saring

2. Pasang busa penahan pada bagian atas gelas ukur

3. Letakkan silinder yang berisi sampel pada  posisi tegak di dalam density bath.

4. Masukkan ujung bawah hidrometer perlahan-lahan ke dalam sampel. Hindarkan pengaruh kelembaban pada batang hidrometer yang akan dicelupkan ke dalam cairan.


5. Tekan hidrometer kira-kira  dua bagian skala ke dalam cairan, kemudian lepaskan. Biarkan hidrometer mengapung bebas dari sentuhan dinding silinder sampai keadaan diam. Usahakan letak hidrometer berada di tengah silinder.

6. Amati skala hidrometer, kemudian baca dan catat sampai ketelitian 0,0001 untuk densitas (Lihat catatan di bawah)

CATATAN:
Pembacaan skala hidrometer yang benar untuk sampel jernih dan tembus pandang adalah titik perpotongan dimana pandangan mata merupakan garis lurus dengan permukaan sampel, titik ini diamati dengan cara menempatkan mata sedikit di bawah permukaan cairan, pelan-pelan mata dinaikkan hingga permukaan dimana tampak garis lurus memotong skala hidrometer. Untuk sampel keruh dan berwarna gelap, tempatkan mata sedikit di atas permukaan cairan, baca skala dimana permukaan cairan yang naik pada miniskus hidrometer.


CONTOH PERHITUNGAN API GRAVITY

Pembacaan SG (60/60°F) = 0.7960
API = (141.5/SG 60/60°F) - 131.5
= (141.5/0.7960) – 131.5
= 177.7638 – 131.5
= 46.3





Share this article :

6 comments:

 

Sampling & Analisis Copyright © 2013
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger