Saturday, 3 October 2015

MSDS


MSDS atau material Safety Data Sheet, atau dalam Bahasa Indonesia disebut Lembar Data Keselamatan Bahan (LDKB) merupakan dokumen acuan keselamatan kerja bagi analis laboratorium. Tujuan dari MSDS adalah untuk memberikan informasi yang cukup untuk analis laboratorium untuk memilih fasilitas, peralatan, dan tindakan pencegahan agar bekerja dengan aman dan untuk mencegah pemaparan bahan kimia berbahaya terhadap orang atau lingkungan sekitar. Informasi meliputi apa yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan bahan kimia tertentu.

Rincian isi MSDS antara lain :
1. Identitas Bahan dan Perusahaan
2. Identifikasi bahaya
3. Komposisi Bahan
4. Tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)
5. Tindakan Penanggulangan Kebakaran
6. Tindakan terhadap tumpahan dan kebocoran
7. Penyimpanan dan Penanganan Bahan
8. Pengendalian pemajanan dan perlindungan diri
9. Sifat-sifat Fisika dan Kimia
10. Reaktifitas dan Stabilitas
11. Informasi Toksikologi
12. Informasi Ekologi
13. Pembuangan limbah
14. Informasi pengangkutan
15. Peraturan Perundang - undangan
16. Informasi lain

Beberapa bagian yang penting dari MSDS adalah;
• Bagian 2: Identifikasi Bahaya, Termasuk keadaan darurat
• Bagian 4: Tindakan Pertolongan Pertama pada kecelakaan (P3K)
• Bagian 5: Tindakan Penanggulangan Kebakaran
• Bagian 6: Tindakan terhadap tumpahan dan kebocoran
• Bagian 7: Penyimpanan dan Penanganan Bahan
• Bagian 8: Pengendalian pemajanan dan perlindungan diri

Seharusnya bagian informasi penting dalam MSDS dibaca sebelum mulai bekerja dengan bahan kimia asing. Hal ini dikarenakan akan sangat sulit untuk membaca MSDS ketika Anda pusing, kondisi terbakar, atau tidak sadar.

Lembaran MSDS harus tersedia dan mudah diakses di laboratorium, MSDS biasanya disediakan oleh pemasok bahan kimia atau bisa didapat secara online seperti di http://www.ilpi.com/msds

Share this article :

0 comments:

Post a comment

 

Sampling & Analisis Copyright © 2013
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger