Wednesday 1 February 2017

Cara uji kadar padatan total (Total Solid) secara gravimetri


Prinsip Analisis

Penguapan contoh uji pada suhu 103 ℃ sampai dengan 105 ℃ kemudian timbang hingga berat tetap.

Peralatan
a) neraca analitik;

b) cawan terbuat dari porselen atau platina atau silika;

c) desikator;

d) oven;

e) tanur;

f) penjepit kertas saring;

g) penjepit cawan;

h) alat penyaring yang dilengkapi dengan pompa penghisap;

i) penangas air; dan

j) pipet.

Persiapan cawan
a) masukkan cawan ke oven pada suhu 103 ℃ sampai dengan 105 ℃ selama 1 jam;

b) keluarkan cawan dari oven dan dinginkan dalam desikator;

c) segera timbang dengan neraca analitik;

d) ulangi langkah a) sampai c) sehingga diperoleh berat tetap (catat sebagai A1 (g));

e) Jika ingin menguji total solid yang menguap, maka masukkan cawan ke dalam tanur pada suhu 550 ℃ selama 60 menit;

f) keluarkan cawan dari tanur dan biarkan pada suhu kamar;

g) dinginkan dalam desikator, segera timbang dengan neraca analitik (catat sebagai A2 (g)).

Pengujian padatan total
a) kocok contoh uji sampai homogen;

b) pipet 50 mL sampai dengan 100 mL contoh uji, masukkan ke dalam cawan. Volume contoh uji ini disesuaikan agar padatan tersuspensi yang ditimbang tidak lebih besar dari 200 mg;

c) uapkan contoh uji yang ada dalam cawan sehingga kering pada penangas air;

d) masukkan cawan yang berisi padatan total yang sudah kering ke dalam oven pada suhu 103 ℃ - 105 ℃ selama tidak kurang dari 1 jam;

e) pindahkan cawan dari oven dengan penjepit dan dinginkan dalam desikator;

f) keluarkan cawan dari desikator dan segera timbang dengan neraca analitik;

g) ulangi langkah f) sehingga diperoleh berat tetap (catat sebagai B (g)).

Pengujian padatan total yang menguap
a) lanjutkan langkah g) dengan memanaskan cawan yang berisi padatan total yang sudah ditimbang di dalam tanur pada suhu 550 ℃ selama 15 sampai 20 menit;

b) keluarkan cawan dari tanur dan biarkan pada suhu kamar;

c) dinginkan dalam desikator dan segera timbang dengan neraca analitik;

d) ulangi langkah a) sampai c) di atas sehingga diperoleh berat tetap (catat sebagai C (g)).

Perhitungan

A. Kadar padatan total




dengan pengertian:

B adalah berat tetap (g) cawan berisi padatan total setelah pemanasan 103 ℃ - 105 ℃;

A1 adalah berat tetap (g) cawan kosong setelah pemanasan 103 ℃ - 105 ℃;


B. Kadar padatan total yang terikat




dengan pengertian:

C adalah berat tetap (g) cawan berisi padatan total setelah pembakaran 550 ℃.

A2 adalah berat tetap (g) cawan kosong setelah pembakaran 550 ℃;

C. Kadar padatan total yang menguap

Kadar padatan total yang menguap (mg/L) = kadar padatan total (mg/L) – kadar padatan total yang terikat (mg/L)

Referensi : SNI 06-6989.26-2005

Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 

Sampling & Analisis Copyright © 2013
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger